Tampilkan postingan dengan label hacker. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hacker. Tampilkan semua postingan

23 Februari 2009

belajar menjadi hacker

23 Februari 2009 0


Hacker dengan keahliannya dapat melihat & memperbaiki kelemahan perangkat lunak di komputer; biasanya kemudian di publikasikan secara terbuka di Internet agar sistem menjadi lebih baik. Sialnya, segelintir manusia berhati jahat menggunakan informasi tersebut untuk kejahatan – mereka biasanya disebut cracker. Pada dasarnya dunia hacker & cracker tidak berbeda dengan dunia seni, disini kita berbicara seni keamanan jaringan Internet.

Saya berharap ilmu keamanan jaringan di tulisan ini digunakan untuk hal-hal yang baik – jadilah Hacker bukan Cracker. Jangan sampai anda terkena karma karena menggunakan ilmu untuk merusak milik orang lain. Apalagi, pada saat ini kebutuhan akan hacker semakin bertambah di Indonesia dengan semakin banyak dotcommers yang ingin IPO di berbagai bursa saham. Nama baik & nilai sebuah dotcom bisa jatuh bahkan menjadi tidak berharga jika dotcom di bobol. Dalam kondisi ini, para hacker di harapkan bisa menjadi konsultan keamanan bagi para dotcommers tersebut – karena SDM pihak kepolisian & aparat keamanan Indonesia amat sangat lemah & menyedihkan di bidang Teknologi Informasi & Internet. Apa boleh buat cybersquad, cyberpatrol swasta barangkali perlu di budayakan untuk survival dotcommers Indonesia di Internet.

Berbagai teknik keamanan jaringan Internet dapat di peroleh secara mudah di Internet antara lain di http://www.sans.org, http://www.rootshell.com, http://www.linuxfirewall.org/, http://www.linuxdoc.org, http://www.cerias.purdue.edu/coast/firewalls/, http://www.redhat.com/mirrors/LDP/HOWTO/. Sebagian dari teknik ini berupa buku-buku yang jumlah-nya beberapa ratus halaman yang dapat di ambil secara cuma-cuma (gratis). Beberapa Frequently Asked Questions (FAQ) tentang keamanan jaringan bisa diperoleh di http://www.iss.net/vd/mail.html, http://www.v-one.com/documents/fw-faq.htm. Dan bagi para experimenter beberapa script / program yang sudah jadi dapat diperoleh antara lain di http://bastille-linux.sourceforge.net/, http://www.redhat.com/support/docs/tips/firewall/firewallservice.html.

Bagi pembaca yang ingin memperoleh ilmu tentang jaringan dapat di download secara cuma-cuma dari http://pandu.dhs.org, http://www.bogor.net/idkf/, http://louis.idaman.com/idkf. Beberapa buku berbentuk softcopy yang dapat di ambil gratis dapat di ambil dari http://pandu.dhs.org/Buku-Online/. Kita harus berterima kasih terutama kepada team Pandu yang dimotori oleh I Made Wiryana untuk ini. Pada saat ini, saya tidak terlalu tahu adanya tempat diskusi Indonesia yang aktif membahas teknik-teknik hacking ini – tetapi mungkin bisa sebagian di diskusikan di mailing list lanjut seperti kursus-linux@yahoogroups.com & linux-admin@linux.or.id yang di operasikan oleh Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI) http://www.kpli.or.id.

Cara paling sederhana untuk melihat kelemahan sistem adalah dengan cara mencari informasi dari berbagai vendor misalnya di http://www.sans.org/newlook/publications/roadmap.htm#3b tentang kelemahan dari sistem yang mereka buat sendiri. Di samping, memonitoring berbagai mailing list di Internet yang berkaitan dengan keamanan jaringan seperti dalam daftar http://www.sans.org/newlook/publications/roadmap.htm#3e.

Dijelaskan oleh Front-line Information Security Team, “Techniques Adopted By 'System Crackers' When Attempting To Break Into Corporate or Sensitive Private Networks,” fist@ns2.co.uk

http://www.ns2.co.uk. Seorang Cracker umumnya pria usia 16-25 tahun. Berdasarkan statistik pengguna Internet di Indonesia maka sebetulnya mayoritas pengguna Internet di Indonesia adalah anak-anak muda pada usia ini juga. Memang usia ini adalah usia yang sangat ideal dalam menimba ilmu baru termasuk ilmu Internet, sangat disayangkan jika kita tidak berhasil menginternetkan ke 25000 sekolah Indonesia s/d tahun 2002 – karena tumpuan hari depan bangsa Indonesia berada di tangan anak-anak muda kita ini.

Nah, para cracker muda ini umumnya melakukan cracking untuk meningkatkan kemampuan / menggunakan sumber daya di jaringan untuk kepentingan sendiri. Umumnya para cracker adalah opportunis. Melihat kelemahan sistem dengan mejalankan program scanner. Setelah memperoleh akses root, cracker akan menginstall pintu belakang (backdoor) dan menutup semua kelemahan umum yang ada.

Seperti kita tahu, umumnya berbagai perusahaan / dotcommers akan menggunakan Internet untuk (1) hosting web server mereka, (2) komunikasi e-mail dan (3) memberikan akses web / internet kepada karyawan-nya. Pemisahan jaringan Internet dan IntraNet umumnya dilakukan dengan menggunakan teknik / software Firewall dan Proxy server. Melihat kondisi penggunaan di atas, kelemahan sistem umumnya dapat di tembus misalnya dengan menembus mailserver external / luar yang digunakan untuk memudahkan akses ke mail keluar dari perusahaan. Selain itu, dengan menggunakan agressive-SNMP scanner & program yang memaksa SNMP community string dapat mengubah sebuah router menjadi bridge (jembatan) yang kemudian dapat digunakan untuk batu loncatan untuk masuk ke dalam jaringan internal perusahaan (IntraNet).

Agar cracker terlindungi pada saat melakukan serangan, teknik cloacking (penyamaran) dilakukan dengan cara melompat dari mesin yang sebelumnya telah di compromised (ditaklukan) melalui program telnet atau rsh. Pada mesin perantara yang menggunakan Windows serangan dapat dilakukan dengan melompat dari program Wingate. Selain itu, melompat dapat dilakukan melalui perangkat proxy yang konfigurasinya kurang baik.

Setelah berhasil melompat dan memasuki sistem lain, cracker biasanya melakukan probing terhadap jaringan dan mengumpulkan informasi yang dibutuhkan. Hal ini dilakukan dengan beberapa cara, misalnya (1) menggunakan nslookup untuk menjalankan perintah 'ls ' , (2) melihat file HTML di webserver anda untuk mengidentifikasi mesin lainnya, (3) melihat berbagai dokumen di FTP server, (4) menghubungkan diri ke mail server dan menggunakan perintah 'expn ', dan (5) mem-finger user di mesin-mesin eksternal lainnya.

Langkah selanjutnya, cracker akan mengidentifikasi komponen jaringan yang dipercaya oleh system apa saja. Komponen jaringan tersebut biasanya mesin administrator dan server yang biasanya di anggap paling aman di jaringan. Start dengan check akses & eksport NFS ke berbagai direktori yang kritis seperti /usr/bin, /etc dan /home. Eksploitasi mesin melalui kelemahan Common Gateway Interface (CGI), dengan akses ke file /etc/hosts.allow.

Selanjutnya cracker harus mengidentifikasi komponen jaringan yang lemah dan bisa di taklukan. Cracker bisa mengunakan program di Linux seperti ADMhack, mscan, nmap dan banyak scanner kecil lainnya. Program seperti 'ps' & 'netstat' di buat trojan (ingat cerita kuda troya? dalam cerita klasik yunani kuno) untuk menyembunyikan proses scanning. Bagi cracker yang cukup advanced dapat mengunakan aggressive-SNMP scanning untuk men-scan peralatan dengan SNMP.

Setelah cracker berhasil mengidentifikasi komponen jaringan yang lemah dan bisa di taklukan, maka cracker akan menjalan program untuk menaklukan program daemon yang lemah di server. Program daemon adalah program di server yang biasanya berjalan di belakang layar (sebagai daemon / setan).

Keberhasilan menaklukan program daemon ini akan memungkinkan seorang Cracker untuk memperoleh akses sebagai ‘root’ (administrator tertinggi di server).

Untuk menghilangkan jejak, seorang cracker biasanya melakukan operasi pembersihan 'clean-up‘ operation dengan cara membersihkan berbagai log file. Dan menambahkan program untuk masuk dari pintu belakang 'backdooring'. Mengganti file .rhosts di /usr/bin untuk memudahkan akses ke mesin yang di taklukan melalui rsh & csh.

Selanjutnya seorang cracker dapat menggunakan mesin yang sudah ditaklukan untuk kepentingannya sendiri, misalnya mengambil informasi sensitif yang seharusnya tidak dibacanya; mengcracking mesin lain dengan melompat dari mesin yang di taklukan; memasang sniffer untuk melihat / mencatat berbagai trafik / komunikasi yang lewat; bahkan bisa mematikan sistem / jaringan dengan cara menjalankan perintah ‘rm –rf / &’. Yang terakhir akan sangat fatal akibatnya karena sistem akan hancur sama sekali, terutama jika semua software di letakan di harddisk. Proses re-install seluruh sistem harus di lakukan, akan memusingkan jika hal ini dilakukan di mesin-mesin yang menjalankan misi kritis.

Oleh karena itu semua mesin & router yang menjalankan misi kritis sebaiknya selalu di periksa keamanannya & di patch oleh software yang lebih baru. Backup menjadi penting sekali terutama pada mesin-mesin yang menjalankan misi kritis supaya terselamatkan dari ulah cracker yang men-disable sistem dengan ‘rm –rf / &’.

Bagi kita yang sehari-hari bergelut di Internet biasanya justru akan sangat menghargai keberadaan para hacker (bukan Cracker). Karena berkat para hacker-lah Internet ada dan dapat kita nikmati seperti sekarang ini, bahkan terus di perbaiki untuk menjadi sistem yang lebih baik lagi. Berbagai kelemahan sistem di perbaiki karena kepandaian rekan-rekan hacker yang sering kali mengerjakan perbaikan tsb. secara sukarela karena hobby-nya. Apalagi seringkali hasil hacking-nya di sebarkan secara cuma-cuma di Internet untuk keperluan masyarakat Internet. Sebuah nilai & budaya gotong royong yang mulia justru tumbuh di dunia maya Internet yang biasanya terkesan futuristik dan jauh dari rasa sosial.

Pengembangan para hobbiest hacker ini menjadi penting sekali untuk keberlangsungan / survival dotcommers di wahana Internet Indonesia. Sebagai salah satu bentuk nyatanya, dalam waktu dekat Insya Allah sekitar pertengahan April 2001 akan di adakan hacking competition di Internet untuk membobol sebuah server yang telah di tentukan terlebih dahulu. Hacking competition tersebut di motori oleh anak-anak muda di Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI) Semarang yang digerakan oleh anak muda seperti Kresno Aji (masaji@telkom.net), Agus Hartanto (hartx@writeme.com) & Lekso Budi Handoko (handoko@riset.dinus.ac.id). Seperti umumnya anak-anak muda lainnya, mereka umumnya bermodal cekak – bantuan & sponsor tentunya akan sangat bermanfaat dan dinantikan oleh rekan-rekan muda ini.

Mudah-mudahan semua ini akan menambah semangat pembaca, khususnya pembaca muda, untuk bergerak di dunia hacker yang mengasyikan dan menantang. Kalau kata Captain Jean Luc Picard di Film Startrek Next Generation, “To boldly go where no one has gone before”.

[+/-] Selengkapnya...

hacker dan crecker

Alasan untuk menulis artikel ini hanya untuk melurus kan apa itu hacker dan apa itu cracker yang slama ini kita dari sebagian orang awam selalu mengangggap kedua kata itu jahat oleh para pengguna komputer internet. Lanjuuuut.....

AWAL PERSOALAN
Hacker dalam tulisan Eric Steven Raymond adalah “ there is a community, a shared culture, of expert programmers and networking wizards that its history back trough decades to the firs time-sharing minicomputers and the earliesr ARPAnet experiment” Dengan kata lain, Raymon mengatakan, “the members of this culture originated the term ‘hacker’”.

Para hackerlah yang kemudian memperkenalkan internet, membuat program sistem operasi UNIX hingga bias digunakan saat ini. Dan para hacker pula lah yang telah berjasa dalam menjalankan World Wide Web sehingga dapat dinikmati oleh semua orang diseluruh dunia dibelahan manapun dia berada asal terkoneksi pada internet. Lebih lanjut Raymon mengatakan “ jika anda berada pada komunitas ini dan jika anda memiliki konstribusi didalamnya, dan kemudian orang mengenal anda sebagai hacker, maka anda adalah seorang hacker”.

Sekilas dari pandangan Raymon kita dapat satu definisi bahwa seorang hacker bukanlah orang yang jahat seperti yang kita pikirkan selama ini. Ya, jika mereka memang bisa masuk kedalam komputer kita (malalui jaringan internet) karena mereka bisa menguasai ilmunya. Namun jika ada orang yang kemudian masuk secara ilegal kedalam komputer kita dan kemudian “mencuri dan mengacak-ngacak” data kita, mereka adalah CRACKER.

Dan bisa jadi mereka adalah seorang hacker dalam dunia yang berbeda. Dengan kata lin, mereka semua adalah para ahli dalam hal teknologi informasi ini dan berkecimpung serius didalamnya.
Namun untuk menghindari kerancuan, maka sebuah kata kunci dalam masalah ini, menurut Raymon adalah perbedaan antara keduanya; seorang Hacker adalah dia yang membangun sistem, sementara seorang Cracker malah “menghancurkannya”. (How to become a hacker, Eric S. Raymond, 2001).

Kapan istilah hacker menjadi trend sebagai sebuah kejahatan yang menakutkan? Tidak lain karena “dosa” pakar film di hollywood yang membiaskan istilah hacker dan cracker ini. Banyak film yang mengangkat tema hacker dalam sebuah bentuk “penghancuran sistem informasi ” yang seharusnya makna itu diterapkan pada seorang cracker.

Sebut misalnya film the Net (1995), Take Down(1999). Film tersebut mengangkat tema hacker untuk menyebut cracker. Dan dari kesalah penafsiran tadi, hingga kini pun istilah hacker masih dibiaskan dengan istilah cracker. Kerancuan itu tidak hanya terjadi di Indonesia saja, bahkan diluar negeripun pandangan terhadap keduanya sama seperti itu.

Terminologi hacker muncul pada awal tahun 1960-an diantara anggota organisasi mahasiswa Tech Model Railroad club di Lab Kecerdasan Artifisial Masschusetts Institute Of Teknology (MIT). Istilah hacker awalnya bermakna positif untukmenyebut seorang anggota yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat progranm komputer dengan lebih baik ketimbang yang ada sebelumnya (Memahmi karakteristik Komunitas Hacker: Studi Kasus pada Komunitas Hacker Indonesia, Donny B.U, M.Si)

MENJADI HACKER
Mungkin sekilas tentang definisi diatas cukup untuk membatasi sejauhmana peranan seorang hacker dan cracker itu. Tulisan ini tidak akan mengangkat sejarah hacker dan awal mula kerancuannya. Namun lebih menitik beratkan pada bagaimana seandainya kita belajar menjadi hacker. Atau lebih spesifik, bisakah kita menjadi seorang hacker? Dalam tulisan How to Become a Hacker, Eric Steven Raymon mengatakan bahwa menjadi hacker tidaklah segampang yang dikira.

Langkah awal untuk menjadi seorang hacker haruslah menguasai minimal 5 bahasa pemrograman yang ada. Ia menyebut bahasa pemrograman C/C++, Java, Perl, Phyton & LISP. Selain itu mampu berinteraksi dengan program HTML untuk dapat membangun komunikasi dengan jaringan internet. Semua dasar diatas adalah ilmu yang “wajib” dimiliki jika kita memang berminat untuk menjadi seorang hacker sejati. Karena pada dasarnya menjadi Hacker adalah penguasaan terhadap membaca dan menulis kode.


Kenapa kode? Karena memang komputer yang kita jalankan setiap hari pada intinya adalah terdiri dari berbagai kode instruksi yang cukup rumit.
Selain penguasaan terhadap bahasa pemrograman diatas, kita pun harus punya bekal yang cukup dalam berbahasa inggris untuk dapat saling bertukar pikiran dengan komunitas hacker dari seluruh dunia. Ini tidak dilarang karena pada umumnya, mereka (anggota komunitas tersebut) memiliki kode etik tersendiri tentang open-source atau kode-kode program yang boleh dibuka dan diutak atik oleh orang lain.

Contoh, kode-kode Linux yang marak di perkenalkan baru-baru ini memiliki konsep open source dan karenanya bisa dimiliki oleh khalayak ramai dengan sebutan free software.

Kembali pada persoalan diatas, menjadi seorang hacker untuk tujuan saling berbagi ilmu dalam teknologi informasi ini, atau dalam arti yang lebih luas untuk memudahkan pemakai komputer pada masa yang akan datang, bukanlah hal harus ditakuti. Sebaliknya, ilmu tersebut harus diterjemahkan dan sama-sama digali sehingga menjadi bagian terintegral dalam memahami lika-liku dunia cyber. Asal saja kita tidak terjebak pada prilaku yang negatif sehingga menjadi seorang cracker yang membobol sitem rahasia orang lain.

AWAL SEBUAH LANGKAH
Ketika kita meniatkan diri untuk lebih akrab dengan dunia hacker, maka selain beberapa bekal yang disebutkan diatas, penguasaan bahasa pemrograman, html dan bahasa inggris, nampaknya niat tersebut harus juga dilengkapi dengan satu sikap mendasar tentang orientasi dan tujuan awal kita menjadi seorang hacker.

Alih-alih menjadi seorang pakar pemrograman yang baik, jika tidak benar malah bisa terjebak pada prilaku negativ yang tidak hanya merugikan orang lain tapi merugikan diri sendiri. Konon, jika seandainya saja anda menjadi seorang cracker dan anda dikenal suka membuka rahasia orang lain, maka, jangan harap anda dapat dengan mudah berjalan-jalan kemanca negara. Karena, kata beberapa sumber, nama anda sudah di “black list” sebagai penjahat cyber?
Disisi ini menarik untuk di simak, satu sisi, kita butuh teknologi canggih yang kerap bermunculan dalam hitungan detik, sisi lain ada kehawatiran takut terjebak pada pola “nyeleneh” yang berakibat patal.

Namun demikian, sebagai satu sikap, kita berpijak pada satu kesepakatan, bahwa mempelajari bahasa-bahasa yang ditawarkan oleh Eric Steven Raymon diatas, adalah hal yang baik. Karena dengan mempelajarinya, kita minimal dapat mendapat solusi untuk membuat program yang berguna bagi orang lain. Dan jika ini dilakukan,
percayalah, anda adalah seorang HACKER.

[+/-] Selengkapnya...

ETIKA antara hacker dan crecker


Computer merupakan barang yang rentan terhadap kesalahan

Malfunction& Misuse

Lihat “disclaimer” produk software yang sangat tidak profesional (dibandingkan produk

engineering lainnya)

Sun Tzu’s The Art of War

Sun Tzu mengatakan Kenalilah lawanmu Know Your Enemy Untuk pengamanan, perlu kita ketahui “lawan” (ancaman, ) threat Siapa mereka? Apa motivasi mereka? Apa yang dilakukan jika mereka sudah masuk?

Hacker, Cracker, Security Profesional

Sama-sama menggunakan tools yang sama Perbedaan sangat tipis (fine line):

itikad dan pandangan (view) terhadap berbagai hal

Contoh:

Probing / (port) sistem orang lain boleh scanning tidak?

Jikaada system yang lemah dan dieksploitasi, salah siapa?(sistem administrator? cracker?)

Definisi Hacker

Hacker. Noun.

1. A person who enjoys learning the detailof computer systems and how to stretch their capabilities as opposed to most users of computers, who prefer to learn onlythe minimum amount necessary.

2. One who programs enthusiasticaly or who enjoysprogramming rather than theorizing about programming.(Guy L. Steele, et al. The Hacker’s Dictionary)

Komentar Tentang Hacker

“Hackers are like kids putting a 10 pence piece on a railway line to see if the train can bend it, not realising that they risk de-railing the whole train” (Mike Jones)

Definisi Hacker & Cracker

1. Jadi hacker dapat didefinisikan sebagai “tukang ngoprek”

Tidak ada konotasi negatif atau positif

Hacker bisa hardware dan/atau software

2. Cracker adalah hacker yang merusak sistem milik orang lain dan merugikan orang yang bersangkutan

An evening with Berferd

An evening with Berferd: in which a cracker is lured, endured, and studied (B.Cheswick)

Seorang cracker dimonitor pada sebuah sistem yang disengaja dibuat (honey pot)

Cracker masuk lewat bug sendmail kemudian mengeksploitasi program-program lain

Kesimpulan: If a hacker obtains a login on a machine, there is a good chance he can become root sooner or later.

Honeypot

Merupakan sebuah sistem yang digunakan untuk memancing dan memantau hacker

Berupa kumpulan software (server) yang seolah-olah merupakan server yang hidup dan memberi layanan tertentu

SMTP yang memantau asal koneksidan aktivitas penyerang (misalnya penyerang berniat menggunakan server tersebut sebagai mail relay)

Beberapa honeypot digabungkan menjadi honeynet

Saran-Saran

Jangan merusak sistem milik orang lain

Sekali anda ketahuan, nama anda akan cemar dan selama-lamanya tidak dihargai oleh orang lain

Sulit mendapat pekerjaan

Dicurigai

Lebih baik menjadi security professional Lapangan pekerjaan masih banyak

Pemahaman tentang hacker dan cracker

dapat membantu kita dalam menangani

masalah keamanan

[+/-] Selengkapnya...

22 Februari 2009

Cara hack server…!!!!!

22 Februari 2009 0

Dari langkah-langkah berikut ini Anda dapat mempelajari Mau ke hack server?
Cara masukkan Ddeshare?.
Anda dapat dengan mudah masuk ke dalam komputer lain yang terhubung ke server.you dapat menangani file, copy dan anda dapat dengan mudah menghapus dari komputer lain.
Langkah-langkah untuk hack server:

1) Buat file mana saja yang Anda inginkan.

2) Klik kanan pada file tersebut.
Lalu pilih dengan -> Pilih Program -> Browse

3) Sekarang anda harus memasukkan ke dalam DDESHARE file.

4) Klik Start -> pergi ke Aksesoris -> Klik kanan pada Command Prompt

5) Klik proporties sekarang klik Cari target.

6) Sekarang Anda berada di c: \ drive. yaitu sistem 32.

7) Klik Search.Choose semua file dan folder ..
Mencari “DDESHARE”.

8) Setelah menemukan bahwa file.Just klik dua kali pada file tersebut.

9) Sekarang klik pada Shares.choose komputer.

10) Termasuk domain controller akan menampilkan semua sistem yang terhubung ke server.

11) Sekarang memilih sistem yang ingin Anda hack.All komputer akan nama dalam format \ \ thecomputernamegoeshere.

12) Klik kanan pada sistem yang akan Anda hack dan namanya menyalin dan menyisipkannya pada file.which yang telah Anda pilih dalam langkah 1..

13) nama file yang akan di format \ \ thecomputernamegoeshere.If pertama di komputer server dose’nt memilih pekerjaan 2. Komputer.

14) Sekarang Anda akan melihat “shared folder” nama untuk folder.

15) Sekarang klik dua kali pada folder.you akan melihat banyak domain yang terhubung ke server.

16) Sekarang Anda hacked system.just yang melingkar untuk mencari file yang Anda inginkan.

17) Di sini Anda dapat menyalin script, menghapus file mentransfer file dari satu sistem ke sistem lain.

[+/-] Selengkapnya...

20 Februari 2009

menjadi UNIX hacker

20 Februari 2009 0


Menjadi UNIX Hacker??
Jadi kamu memutuskan untuk menjadi seorang hacker UNIX tapi kami nggak tau gimana mulainya? Sebelum kamu benar-benar mulai, pastikan bahwa hal-hal berikut ini adalah jelas:

1. Hacking adalah kerja keras. Hacking bukanlah tempat bermain anak-anak yang hanya ingin mendapat 15 menit secara cuma-cuma. Kamu harus belajar bagaimana caranya mengoperasikan dan memprogram sebuah system. Kamu mesti ngeriset bagaimana mesin-mesin bereaksi dan membaca kode-kode asli. Ini adalah proses yang panjang dan sukar - inilah peringatan untuk kamu!
2. Hacking adalah ilegal. Masuk ke jaringan komputer tanpa izin adalah ilegal, paling tidak di banyak negara (hanya Belanda dan Argentina kalo nggak salah yang belum punya hukum mengenai hacking. Belum aja, sih ... paling juga nanti akan ada.) Walaupun hanya log-on ke sebuah sustem dengan menggunakan account bukan milikmu adalah tindakan pidana yang bisa dikenakan hukuman. Sekali sang hakim menjatuhkan hukuman, maka hukuman tersebut akan dimasukkan ke data hidup / arsip kamu. Seluruh hidup kamu mungkin bisa terlantar karena hanya sedikit perusahaan yang bersedia menerima hacker sebagai karyawan. Ini serius. Apalagi di Indonesia. Jika kamu meng-hacking server milik pemerintah, bisa dijamin kamu akan amblas. Dan keluarga kamu nggak aman! Beberapa anggota kami nggak bisa balik lagi ke tanah air karena sudah dicekal, dan terakhir, pemerintah mulai menyelidiki asal-usul ChiKo dan mencari keluarganya di Indonesia.
3. Hacking memerlukan banyak waktu. Kamu nggak mungkin cuman nge-hack selama setengah thun, terus berhenti dan istirahat selama tiga bulan, lalu kembali lagi. Waktu berjalan cepat di internet. Rilis baru UNIX, bug-bug baru, dan juga fix-fix nya. Sekali kamu ketinggalan jaman dengan eksploit data milikmu, kamu mesti mengemis-ngemis ke orang lain untuk memberikan barang-barang baru kepadamu, dan jika kamu melakukan hal tsb terlalu sering, mereka nggak akan begitu senang jadinya. 50% dari waktu hacking sebenarnya dihabiskan untuk mengumpulkan informasi. Bicaralah ke hacker-hacker lainnya, baca mailing lists dan newsgroups, jangan lupa situs-situs www dan ftp yang bagus.
Tapi apa motivasi kamu untuk secara benar-benar melakukan 'unix hacking'? Itu terserah kamu. Kamu ingin menjadi salah satunya, maka pikirkan lagi mengapa kamu ingin menjadi salah satu unix hacker. Lupakan film-film seperti "The Net" ataupun "Hackers" - film-film tsb BUKANLAH realita! Lupakan mimpi-mimpi menjadi pahlawan, mengehack Pentagon atau HanKam dan menjadi cowok terseksi, mendapat pacar-pacar yang cantik dan pada akhirnya bekerja untuk sebuah perusahaan keamanan sistem dengan gaji berjibun ;o). Hal-hal tersebut BUKANLAH apa yang akan terjadi - jadi, pastikanlah bahwa alasan kamu jelas, mengapa kamu ingin menjadi hacker dan apa yang kamu harapkan dari hacking. Bisakah kamu bayangkan ibundamu tercinta, tersedu-sedu saat polisi datang untuk menahanmu?
Ingatlah peringatan-peringatan ini. Ini kami jadikan peringatan untuk memastikan bahwa kamu menyadari apa yang kamu lakukan dan kamu ingin menjadi apa.
Gimana cara mulainya?
1. Kenalilah sang sistem - atau - gimana caranya kamu bisa menang rodeo tanpa belajar caranya menunggang kuda?
2. Dapatkan distribusi unix. Cobalah mendapatkan Linux, FreeBSD, Solaris, Sinix dll. untuk PC kamu. Linux dan FreeBSD adalah sistem-sistem murah (kadang-kadang gratis!) yang berasal dari BSD, sedangkan Solaris dan Sinix adalah sistem-sistem mahal yang berasal dari System V. Tip: Carilah distribusi linux yang punya buku pegangan yang cukup bagus. Kamu mesti mempelajari bagaimana caranya mengoperasikan unix. Pelajarilah dasar-dasarnya, seperti mengganti direktori, perintah-perintah menyalin dan menghapus dan menggunakan program penyunting.
3. Motivasi dirimu sendiri untuk secara benar-benar menggunakan UNIX. Gimana caranya memotivasi - itu terserah kamu sendiri. Mungkin dengan menggunakan databasi yang ada di distribusi unix kamu, membuat program dalam C untuk sekolah/universitas kamu, apa aja lah, yang jelas kamu mesti benar-benar menggunakan unix (seperti jamannya ngetik perintah di DOS dulu).
4. Beli beberapa buku untuk menolong kamu. Diluar sana ada banyak, jadi, pergilah ke toko buku terkemuka, paling bagus didekat sebuah universitas, dimana banyak orang-orang yang bisa menolong memberitahukan buku-buku apa yang cukup baik mengenai unix. Buku-buku Nutshell terbitan O'reilly (dan terjemahannya) kami sukai, namun ini adalah opini pribadi. Kamu mungkin mau mulai dengan seri For Dummies terbitan IDG (banyak yang bahasa Indonesianya. Baca FAQ untuk judul-judul lain.
5. Dapatkan internet account dengan PPP dan/atau akses shell (hubungi ISPmu). JANGAN SEKALI-KALI menge-hack atau bertukar informasi mengenai hacking (tanpa PGP) dengan menggunakan account milik kamu sendiri (atau account dibawah nama/alamat/telepon kamu!). Coba untuk mengkonfigurasikan PC unix kamu untuk menghubungkan diri ke Internet provider. Beberapa distribusi Linux dilengkapi dengan sebuah buku petunjuk dimana mereka menggambarkan gimana caranya untuk menyambungkan ke internet. Jika kamu sudah mengikuti 5 langkah tsb diatas dan mengetahui caranya mengoperasikan unix (ini akan makan waktu sekitar 2 - 8 minggu) maka kamu sebaiknya melanjutkan ke langkah berikutnya:

Pelajari Dasar-Dasarnya!

6. Kembalilah ke toko buku, kali ini carilah buku-buku mengenai unix dan keamanan internet. Beberapa buku terbitan Elex Media membahas hal ini. Buku-buku berbahasa inggris antara lain "Practical Unix Security" oleh Garfinkel and Spafford. Pelajari masalah-masalah keamanan dasar, 'holes' dan ciri-ciri apa yang ada di unix, dan kesalahan-kesalahan apa yang sering orang-orang lakukan.
7. Cobalah untuk mendapatkan semua informasi dan file-file yang kamu bisa temukan di internet. Selidiki situs-situs www dan ftp dan gunakan mesin pencari. Berlangganlah ke mailing list mengenai keamanan yang cukup penting dan bacalah newsgroups yang mungkin bisa jadi penting. Tanya-tanya di sekeliling di IRC mengenai situs-situs yang bagus. berikut adalah situs-situs untuk permulaan:


http://wks.uts.ohio-state.edu/unix_course/unix.html
http://www.mcsr.olemiss.edu/unixhelp/

8. Baca dan analisa file-file hasil kumpulan kamu - dan jangan cuman dikumpulin aja. Jika kata-kata seperti suid, buffer overflow, firewall, rdist, nis, nfs, dan SATAN sudah menjadi bukan rahasia lagi bagi kamu dan kamu benar-benar mengetahui apa makna dan konsekwensi kata-kata tersebut, ...lanjutkan.

Mulai Hacking

9. Dapatkan sebuah account yang bukan milikmu! Coba minta dari hacker yang kamu kenal/jumpai. Atau gunakan metode-metode yang ada di FAQ. Ingatlah: jangan coba-coba nge-hack dari account milik kamu sendiri!
10. Dengan account ini kamu bisa mencoba untuk menge-hack sistem pertamamu. Coba eksploit-eksploitmu. Tapi ingatlah untuk selalu untuk menutupi jejak (artikel akan segera menyusul) supaya account ilegal milikmu tidak menjadi sejarah setelah baru sekali dipakai!
11. Gunakan ypx, eksploit - eksploit remote sendmail, insecure NFS exports, dll untuk mendapatkan host-host lainnya. Kamu bisa menjadi benar-benar sukses dengan barang "lama" ini jika kamu menggunakan daftar host yang cukup besar dan skrip tulis/temukan (write/find) yang mengotomatisasi proses penge-test-an untuk kamu. Tapi dimana bisa ditemukan nama-nama host untuk membuat daftar host? Banyak kemungkinan. Coba irc, /etc/hosts, www, data analisis statistik dari akses-akses internet atau www, dll. Ini akan memberikan kamu banyak host dengan account-account yang ada.
12. Instal sebuah sniffer jika keadaan sistem memungkinkan dan kamu membobol account 'root'! Account ini akan memperbolehkan kamu mengakses banyak account ke host-host baru. Jalankan skrip-skrip eksploit kamu. pada akhirnya paling tidak ada beberapa yang bisa digunakan. Lanjutkanlah.

Menjadi seorang Hacker

APA? Kamu udah berhasil nge-hack root di beberapa sistem - dan kamu masih belum juga seorang "hacker"? Kenapa tuh? Seorang hacker bukanlah seseorang yang kerjanya menge-hack sebuah site, install sebuah sniffer dan selanjutnya. Seorang hacker asli adalah seseorang yang ingin mengerti sebuah sistem, mengetahui bagaimana sang sistem bereaksi, bersenang-senang mengambil alih kekuasaan di server tersebut dan tertarik dalam menemukan bugs-bugs baru dan mengarang program-program kegunaan (tool utility) baru. Yang cocok digambarkan diatas bisa dipanggil Columbus-nya Cyberspace.
13. Cobalah untuk berhubungan dengan hacker-hacker lainnya dan saling bertukar informasi, pengalaman, accounts, eksploits, dan file.
14. Amati diskusi-diskusi di newsgroups, mailing lists, dan irc. Cobalah membaca RFC-RFC penting, pelajarilah C dan mulailah memprogram tools karyamu sendiri.
15. Jangan kut-ikutan menjadi "31337" - kamu sendiri tahu bahwa kamu udah cukup keren hackingnya ("cool", gitu, bahasa Sunda-nya mah!) dan kamu nggak perlu untuk meyakinkan setiap orang bahwa kamu emang elit. Bertindaklah secara normal dan tolonglah orang-orang lain yang sekarang bertanya-tanya kepada kamu "gimana caranya supaya gue bisa nge-hack UNIX?"
16. Jangan lelah. Tetaplah bertahan di kawasan per-hacking-an, selalu amati newsgroup dan mailing list dan teman teman, jangan berhenti ber-hacking ria.

[+/-] Selengkapnya...

 
all started from a computer ◄Design by Pocket, BlogBulk Blogger Templates ►