Tampilkan postingan dengan label virus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label virus. Tampilkan semua postingan

05 Maret 2009

Antivirus Palsu Gentanyangan di Internet

05 Maret 2009 0

Panda Security melaporkan adanya peningkatan untuk kelas Malware jenis Adware pada kuartal 3 lalu. Adware ternyata telah tercatat meningkat dan banyak menyerang komputer di Internet. Angkanya mencapai 31.05% adalah jenis Malware baru.

PandaLabs dalam laporan setiap kuartalnya melihat ada peningkatan dari tawaran antivirus palsu, dan melakukan penipuan dengan menawarkan versi software bayar.

Ciri dari antivirus palsu yang ditawarkan awalnya gratis, ketika bekerja akan memberikan peringatan palsu dan mengatakan komputer terserang virus. Bila ingin dibersihkan maka penguna komputer harus membeli versi bayar.

Penguna internet yang merasa perlu (tertipu) tentu akan membayar, padahal peringatan dari software Antivirus tersebut cuma akal-akalan si pembuatnya. Peringatan dari software Antivirus palsu sebenarnya memang palsu, bila user membayar tentunya akan tertipu karena didalam komputer sebenarnya memang tidak pernah terinfeksi oleh virus.

Untuk mendapatkan Antivirus yang free, bisa netter akses di http://worldofantivirus.blogspot.com/ dan Antispyware di http://worldofantispy.blogspot.com/

[+/-] Selengkapnya...

Informasi Virus Donal Bebek & Cara Mengatasinya

Setelah Doraemon, Naruto dan Kenshin, kini giliran tokoh kartun beken Donal Bebek yang namanya dicatut pembuat virus lokal. Salah satu ciri khas virus ini adalah memakai nama "Bulu Bebek".

Dalam sebulan terakhir, Bulu Bebek diperkirakan telah mengacak-acak ribuan komputer di Indonesia. Bulu Bebek dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic dengan ukuran file 53 KB, yang terdiri dari 2 jenis file yakni .EXE dan .INI. Dengan update terbaru Norman Virus Control dan Norman Security Suite, virus ini terdeteksi sebagai VbWorm.QXE.

Bulu Bebek akan menyembunyikan folder/subfolder pada flash disk dan membut file duplikat sesuai dengan nama folder/subfolder tersebut untuk mengelabui user. Ciri-ciri file duplikat tersebut antara lain: menggunakan icon Folder, berukuran 53 KB, berekstensi .EXE dan menggunakan tipe file "Application".

Pada saat virus ini aktif, ia akan membuat sejumlah file yang akan dijalankan pertama kali pada saat komputer dinyalakan serta membuat file autorun.inf agar virus tersebut dapat aktif secara otomatis setiap kali user mengakses folder.

Virus ini juga akan memblok beberapa fungsi Windows seperti Task Manager, Folder Option atau CMD. Ia juga akan memblok eksekusi file "Microsoft Visual Studio Spy Debugging Tools" yang mempunyai nama file SPYXX.exe.

Bulu Bebek menyebar melalui media flash disk, dengan memanfaatkan celah autorun Windows yakni dengan membuat file autorun.inf dan bulubebek.ini. (detik)

Untuk mencegah dan membasmi virus ini, dan virus-virus flash disk lainnya, bisa menggunakan Flash Disinfector

[+/-] Selengkapnya...

Windows Vista netter pelan atau tampilannya tidak 'user friendly' bagi pengguna Windows XP. Mungkin artikel ini bisa mengubah pandangan netter terhadap Windows Vista....

YANG AKAN kita lakukan di sini mulai dari mengatur layar logon, window manager, font dan icon, serta Aero. Beberapa di antaranya mengharuskan Anda mempunyai hak akses Administrator dan mengedit Registry, jadi pastikan Anda mempunyai hak akses yang dibutuhkan dan back-up Registry jika perlu.

Mengatur Layar Logon

Bagi Anda yang mencari cara untuk mengatur sentuhan interface Windows Vista, tidak ada yang lebih mengganggu selain layar logon default setiap kali Anda menyalakan komputer, atau mengunci workstation. Untungnya, orang-orang di Stardock telah membuat utiliti free untuk mengganti layar logon dengan wallpaper yang Anda inginkan.

Yang perlu Anda lakukan hanyalah men-download dan menginstalasi utiliti tersebut, dan mengklik tombol Apply untuk langsung melihat perubahannya. (Komputer Anda akan dikunci, sehingga Anda harus menggunakan password Anda untuk membukanya).

Utiliti ini mudah digunakan. Klik saja entri pada daftar, dan gunakan tombol Apply untuk memilihnya. Tombol Download akan membawa Anda ke direktori layar logon pada WinCustomize. Anda juga bisa mengklik tombol Create dan memilih gambar yang diinginkan. Sebagai contoh, jika Anda ingin layar logon sama dengan wallpaper desktop, pilih saja wallpaper tersebut dengan tombol Browser. Anda bisa menyimpan wallpaper sebagai layar logon dan berbagi dengan yang lainnya di WinCustomize.

Meng-enable Layar Boot Tersembunyi

Layar boot Windows Vista tidak berarti apa-apa, tapi Microsoft memutuskan untuk menyembunyikan layar boot yang lebih menarik, yang bernama “Aurora”. Jika ingin layar boot yang lebih baik, Anda bisa melihat cara pembuatan logo boot di bagian berikutnya.

Yang perlu Anda lakukan adalah mengetik msconfig pada boks Search menu Start, dan kemudian tekan Enter. Klik tab Boot, dan kemudian beri tanda centang No GUI Boot. Tekan OK dan reboot komputer. Anda akan segera melihat layar boot baru.

Membuat Logo Boot

Jika Anda merupakan modifi kator desktop, salah satu hal pertama yang ingin diketahui adalah bagaimana mengubah logo boot. Ada utiliti kecil yang bisa Anda gunakan untuk membuat logo boot. Pertama yang perlu Anda lakukan adalah men-down-load utiliti Vista Boot Logo Generator, yang akan kita gunakan untuk membuat gambar logo yang diinginkan.

Setelah diinstalasi, pastikan Anda menjalankan aplikasi sebagai Administrator. Kita harus memilih file logo yang sesuai. Jika Anda penggemar Linux misalnya, pilih gambar Tux. Pilih dua versi gambar, satu 800x600 dengan warna 24-bit, dan satu lagi 1024x768 dengan kedalaman warna yang sama. Kedua file harus dalam format Bitmap (BMP). Simpan file di suatu tempat, karena kita belum bisa meng-copy langsung ke direktori yang bersangkutan, sebelum mengambil ownership file.

Untuk mengambil ownership file, Anda harus membuka command prompt Administrator (ketik cmd pada boks Search menu Start, dan tekan Ctrl+Shift+Enter), dan kemudian jalankan perintah berikut: takeown /f C:\Windows\System32\en-US\winload.exe.mui. Sekarang jalankan perintah berikut (ganti gunung dengan username Anda): cacls C:\Windows\System32\en-US\winload.exe.mui /G gunung:F. Copy file yang Anda buat ke dalam direktori C:\Windows\system32\en-US\ directory. Pastikan Anda mengganti file eksisting. Beri tanda centang ([1]) No GUI Boot, dan reboot komputer untuk mengetesnya.

Memperbesar Ukuran Taskbar Preview

Vista ThumbnailSizer memungkinkan Anda untuk memperbesar ukuran taskbar preview ke ukuran yang Anda inginkan. Anda bahkan bisa memberi animasi. Yang menarik adalah Vista ThumbnailSizer meggunakan engine yang ada di dalam Vista, jadi jika Anda memutar video, video tersebut tetap berjalan pada thumbnail. Yang perlu Anda lakukan adalah download, unzip, jalankan aplikasi, set ukuran yang Anda inginkan, dan dampaknya segera terlihat. Utiliti ini banyak menyentuh bagian internal explorer.exe, jadi tanggung sendiri risikonya.

Ada beberapa persyaratan supaya software ini bekerja. Software harus dijalankan dengan privilege yang sama dengan explorer.exe, dan Aero harus dijalankan. Taskbar preview hanya bekerja jika Aero di-enable, jadi mereka sama sekali tidak bekerja pada Windows Vista Basic.

Supaya efek ini terjadi setiap kali Anda restart komputer, copy utiliti ke dalam suatu folder, dan kemudian buat shortcut ke menu startup (dengan switch –hide). Untuk masuk ke folder Startup dengan cepat, buka Windows Explorer dan copy alamat berikut ke Address bar: %APPDATA%\Microsoft\Windows\Start Menu\Programs\Startup. Buat shortcut, dan kemudian buka properties-nya. Tambahkan –hide ke bagian akhir Target line.

Kloning Expose Mac OS X

Expose merupakan aplikasi pada Mac OS X yang menghamparkan semua jendela yang terbuka, sehingga Anda bisa dengan cepat memilih di antara mereka. Sekarang ada aplikasi kloning Expose untuk Vista yang bernama MyExpose. Tidak hanya itu, aplikasi ini juga open source, sehingga Anda bisa mengembangkannya jika mau.

Untuk menginstalasi aplikasi ini, Anda harus menjalankan setup dan juga Visual C++ redistributable (jika sudah ada Visual Studio, ini tidak perlu). Setelah diinstalasi, tekan tombol F9, dan Anda akan langsung melihat tile view. Jika Anda sedang memutar video, ia akan tetap dijalankan dalam tile view. Jika Anda pindahkah mouse ke sudut kiri atas layar, ia otomatis akan menghamparkan semua jendela. Anda bisa mengonfigurasi hotspot atau hotkey melalui tray icon. Ada satu fitur yang tidak dimiliki MyExpose dari versi Mac adalah ia hanya menghamparkan jendela suatu aplikasi yang terbuka.

Ada lagi kloning Expose bernama Switcher. Anda mungkin tidak asing lagi dengannya karena sudah cukup lama beredar. Anda bisa pindah dari Tile View (default) ke Dock View, yang menampilkan jendela aktif lebih besar. Layar pengaturan standar menyediakan opsi yang umum digunakan, tapi Anda bisa membuka layar pengaturan Advanced untuk mengubah apa pun yang Anda inginkan. Tombol shortcut default adalah Windows+Tab, tapi Anda bisa mengubahnya jika ingin menggunakan tombol lain.

Memperhalus Font

Jika Anda baru saja membeli komputer yang sudah terinstalasi Windows Vista dan font Anda terlihat jelek, terutama pada waktu browsing Internet, itu bisa karena pabrikan mematikan setting penghalusan font. Untuk memastikan ClearType di-enable, Anda harus membuka kotak dialog Appearance Setting yang biasa. Klik kanan dekstop dan pilih Personalize. Selanjutnya, klik Window Color and Appearance. Jika Aero di-enable, Anda harus mengklik Open classic appearance properties for more color options. Klik Effects dan pastikan ClearType di-enable.

Tune up ClearType

Banyak orang yang tidak menyukai ClearType pada Windows Vista, dan mencari cara untuk mengubah setting-nya menjadi lebih baik. Anda mempunyai dua pilihan: (i) Anda bisa mendisable atau enable ClearType (jika Anda masih menggunakan monitor CRT, sebaiknya jangan gunakan ClearType). (ii) Instalasi ClearType Tuner PowerToy untuk XP (yang bisa digunakan di Vista, meskipun tidak disebut demikian).

Setelah men-download program setup dan menjalankan instalasi, Anda akan mendapatkan pesan error yang bisa diabaikan. Jika sangat khawatir, Anda bisa membuat restore point. Setelah instalasi selesai, ia segera menjalankan wizard. Jika tidak, atau Anda ingin membuka lagi wizard ClearType Tuning, buka Control Panel, dan klik Appearance and Personalization. Anda akan melihat ClearType Tuning di situ.

Anda bisa menggunakan wizard atau Anda bisa mengklik tab Advanced untuk langsung mengubah setting. Default-nya adalah 1,2 tapi Anda mungkin ingin lebih terang atau lebih gelap. Setelah selesai melakukan tuning, Anda harus menutup dan membuka lagi setiap jendela yang terbuka supaya perubahan yang baru berlaku.

Disable Panah Icon Shortcut

Icon shortcut pada Windows Vista mempunyai panah besar di depannya. Jika Anda khawatir dengan tampilan desktop, Anda mungkin tidak ingin melihat panah tersebut. Anda bisa men-download utiliti kecil free bernama Vista Shortcut Overlay Remover yang akan mempermudah Anda untuk menghilangkan panah shortcut tanpa harus mengubah registry.

Menyembunyikan Teks Icon Desktop

Beberapa icon sudah cukup jelas sehingga tidak ada orang yang perlu teks di bawahnya untuk mengetahui untuk apa icon tersebut. Salah satu contoh adalah icon Internet Explorer. Kita semua sudah tahu sehingga adanya teks hanya membuatnya jelek.

Klik kanan shortcut dan pilih Rename. Sekarang tahan tombol Alt dan ketik 255 pada keypad di sebelah kanan keyboard. Anda tidak bisa mengunakan tombol nomor di bagian atas keyboard, mereka tidak akan bekerja. Jika Anda punya laptop, nyalakan numlock dan kemudian gunakan angka kecil pada tombol huruf biasa. Untuk shortcut pertama pada desktop, tombol Alt+255 sudah cukup. Untuk shortcut selanjutnya, Anda harus memasuk-kan tombol kombinasi dua kali (Alt+255, Alt+255). Untuk yang ketiga, 3 kali…dan seterusnya.

Karakter Alt+255 adalah kosong, jadi nama shortcut sebenarnya diganti dengan karakter kosong. Karena Anda tidak bisa mempunyai dua shortcut dengan nama yang sama, shortcut kedua diberi nama dengan dua karakter kosong. Sekarang tampilan icon desktop terlihat lebih menarik, tanpa teks di bawahnya. Sebenarnya cara ini bisa dilakukan di semua versi Windows, tapi lebih cocok di Windows Vista karena mempunyai icon yang indah.

Mengurangi Border Jendela

Windows Vista secara default mempunyai border yang besar, mungkin untuk menunjukkan transparansi. Jika lebih menyukai border yang lebih kecil, Anda bisa mengubahnya. Klik kanan desktop dan pilih Personalize. Selanjutnya klik Window Color and Appearance. Jika Aero di-enable, Anda harus mengklik Open classic appearance properties for more color options. Klik Advanced, dan kemudian ubah Border Padding. Default-nya diset ke 4. Anda bisa mengubahnya ke nol.

Menjalankan Gerak Lambat

Ini tidak begitu berguna, tapi Anda bisa memamerkannya kepada teman. Anda bisa melakukan animasi gerak lambat yang hanya berjalan jika Anda menahan tombol Shift ketika mengecilkan/restore/menutup/membuka jendela. Ini hanya bekerja jika Anda menjalankan Windows Aero. Buat DWORD Value bernama Animations dan AnimationsShiftKey ke HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\DWM dan beri nilai 1.

Reboot untuk melihat efeknya atau Anda bisa membuka command prompt Administrator dengan mengetik cmd ke boks Search menu Start, dan kemudian tekan tombol Ctrl+Shift+Enter. Restart Desktop Window Manager dengan dua perintah berikut: net stop uxsms, lalu net start uxsms. Sekarang Anda bisa melihat animasi gerak lambat pada waktu menahan tombol Shift ketika mengecilkan atau restore jendela.

Disable Aero

Interface Aero Windows Vista hanya akan bekerja jika Anda punya video card performa tinggi. Bagi yang demikian memilikinya, Anda bisa men-disable Aero. Atau Anda mungkin juga mempunyai alasan performa sehingga harus men-disable Aero. Untuk melakukannya, klik kanan desktop dan pilih Personalize. Selanjutnya, klik Window Color and Appearance. Klik Open classic appearance properties for more color options. Anda bisa men-disable keseluruhan Aero dengan memilih pola warna Windows Vista Basic.

Disable Flip3D

Flip3D merupakan fitur paling tidak berguna di Windows Vista. Lebih lambat dari Alt+Tab dan betul-betul tidak berguna dari sisi mana pun. Anda lebih baik menggunakan kloning Expose (MyExpose, Switcher, dan sebagainya) atau Anda bisa men-disable fitur ini. Buat DWORD Value bernama DisallowFlip3d ke HKEY_CURRENT_USER \Software\Microsoft\Windows\DWM dan beri nilai 1.

Selanjutnya, buka command prompt Administrator dengan mengetik cmd ke boks Search menu Start, dan kemudian tekan tombol Ctrl+Shift+Enter. Jalankan perintah berikut untuk merestart Desktop Window Manager: net stop uxsms, lalu net start uxsms. Untuk meng-enable lagi Flip3D, ekstrak file zip ke hard disk dan kemudian klik ganda EnableFlip3D.reg untuk memasukkan informasinya ke dalam Registry, dan kemudian restart Desktop Window Manager.

Melihat Benchmark 3D Tersembunyi

Windows Vista mempunyai utiliti yang digunakan untuk mengukur sistem Anda yang bernama System Assessment Tool. Yang tidak diketahui oleh banyak orang adalah Anda bisa menjalankannya dari command line dan melihat benchmark 3D yang menarik. Anda bisa menggunakan command prompt biasa, tapi akan lebih baik jika menggunakan command prompt Administrator. Aero akan di-disable sementara sebelum tes dijalankan, tapi jangan khawatir, ia akan di-enable kembali nanti.

Coba beberapa perintah berikut untuk melihatnya pada komputer Anda: (i) winsat aurora. (ii) winsat d3d -texshader -totalobj 15. (iii) winsat d3d -objs C(20) -texshader -totalobj 50. (iv) winsat d3d -objs C(20) -texshader -totalobj 50. (v) winsat d3d -totalobj 20 -objs C(20) -totaltex 10 -texpobj C(1) -alushader -noalpha -v -time 10. (vi) winsat d3d -totalobj 20 -objs C(20) -totaltex 10 -texpobj C(10) -alushader -v -time 10. Anda bisa mengatur perintah jika ingin mendapatkan kombinasi lain.

Sumber: PCMedia

[+/-] Selengkapnya...

Tips Menggunakan Antivirus Supaya Lebih Efektif Mengatasi Virus


Hampir setiap komputer saat ini pasti memiliki antivirus, tapi banyak di antara netter, tidak menggunakan antivirus secara efektif sehingga menganggu kinerja komputer. Artikel ini mungkin bisa membantu dan memberi pengertian penggunaan antivirus yang baik dan benar.

---------------------------------------------

Mungkin sebagian besar pengguna antivirus, setelah menginstallnya kemudian dibiarkan begitu saja atau hanya mengupdate dan tidak pernah menghiraukan pengaturan lainnya. Jika seperti itu bisa saja antivirus sangat memperberat kinerja komputer dan proses scanning sangat lambat.

Pengaturan standard bukan berarti yang terbaik, bahkan sering kerja komputer sangat lambat atau proses scanning komputer menjadi sangat lambat. Bagaimana agar penggunaan antivirus efektif dan efisien?

Berikut beberapa tips yang bisa kita lakukan :

Untuk Pengguna Offline

Jika komputer kita tidak tersambung ke internet atau jarang sekali koneksi ke Internet, maka ada beberapa hal yang bisa di efektifkan :

* Matikan fasilitas Auto Update, update dilakukan manual, dengan download virus database atau ketika konek ke Internet saja.
* Jika ada fasilitas Anti Spyware atau Email Scanner, atau fasilitas lain yang berhubungan dengan koneksi Internet, matikan saja untuk mengurangi pemakaian Memori dan CPU. Jika komputer kadang terkoneksi ke Internet, scan spyware dapat dilakukan secara manual, setiap beberapa hari atau seminggu sekali.
* Download virus definition (update) maksimal sekitar satu minggu sekali. Meskipun tidak ada batasan tertentu, tetapi lebih sering lebih baik.

Untuk Pengguna Online

Jika komputer selalu atau sering online, maka beberapa hal yang bisa diefektifkan adalah :

* Aktifkan Auto Update, sehari sekali sudah cukup, lebih sering lebih baik.
* Jika ada fasilitas email scanner atau anti spyware, lebih baik diaktifkan, kecuali menggunakan program anti spyware lainnya.

Proses Scan Virus

Proses scan virus di komputer bisa memerlukan waktu cukup lama, bahkan sampai berjam-jam jika file kita sangat banyak. Agar efektif dan efisien, bisa diatur hal-hal berikut :

* Non aktifkan (disabled) scan Archive (file yang dikompress, seperti zip,rar,cab dan sebagainya), kecuali punya banyak waktu untuk menscan virus. Karena jika ini diaktifkan proses scan bisa sangat lama. Selain itu jika ada virus didalam zip/archive maka tidak berbahaya asal file didalamnya tidak dijalankan.
* Hindari setting untuk langsung menghapus/heal/remove file yang dianggap sebagai virus, lebih baik pilih Karantina (Move to Quarantine) atau rename. Kecuali sudah yakin bahwa file itu memang virus, bukan dokumen atau program yang terinfeksi virus.
* Jika ada pilihan scan file-file tertentu/pilihan (smart extensions) dan semua file, maka lebih baik dipilih smart extensions, scan akan jauh lebih cepat.
* Di bagian Scheduler Scan (Scan otomatis setiap waktu tertentu), pastikan diatur di saat-saat komputer jarang terpakai atau di matikan (non aktifkan/disabled) saja dan scan di lakukan secara manual. Karena kadang kita tidak tahu bahwa antivirus sedang melakukan scan yang bisa memakan waktu sangat lama, sehingga kerja komputer menjadi sangat lambat.
* Jika sedang melakukan proses scan, sebaiknya tidak menjalankan program lain, apalagi yang berat. Juga pastikan untuk mematikan screensaver jika komputer ditinggal pergi.
Optimaliasasi Umum

* Periksa Virus Vault (karantina Virus). Jika sudah terlalu banyak isinya, hapus yang benar-benar virus atau file yang sudah tidak terpakai lagi. Jika banyak file yang berukuran sama, kemungkinan itu virus, jadi dihapus saja atau tinggalkan satu saja.
* Aktifkan fasilitas Report, dan simpan report-nya di folder yang mudah dicari.
* Selalu aktifkan Resident Shield/Guard, karena ini yang selalu memonitor file-file setiap saat.
* Jika tidak penting sekali, hindari pemakaian 2 antivirus atau lebih secara bersamaan.

Jika anda mempunyai tips pemakaian antivirus yang lain, silahkan ditambahkan, untuk melengkapi artikel ini. Semoga bermanfaat

[+/-] Selengkapnya...

28 Februari 2009

Virus Lokal Rontokbro Bikin Komputer Restart Melulu

28 Februari 2009 0

Varian terbaru virus lokal kembali muncul, kali ini bernama Rontokbro. Virus ini menyebabkan komputer restart terus-menerus. Bagaimana cirinya?

Rontokbro memiliki metode penyebaran yang berbeda dibanding virus lokal lainnya. Virus lokal sebelumnya, Kangen, Tabaru (Riyani Jangkaru), Lavist atau Kumis, digolongkan sebagai virus kelas 2, mengingat metode penyebarannya yang menggunakan USB Flash Drive. Akan tetapi Rontokbro mematahkan ciri tersebut, dengan memilih metode penyebaran melalui e-mail.

Keberadaan Rontokbro diinformasikan PT Vaksincom, dalam pemberitahuan tertulisnya yang diterima detikinet, Kamis (13/10/2005). Menurut Alfons Tanujaya, spesialis antivirus dari Vaksincom, Rontokbro memiliki kelebihan seperti kemampuan rekayasa sosial yang tinggi.

Virus ini memalsukan ikon dirinya sebagai file 'baik-baik', dapat menyamar sebagai file MS Office ataupun sebagai folder. Teknik lainnya, virus ini mampu melakukan penghentian akses ke Registry Editor, dan melakukan restart komputer jika menemukan kata tertentu pada header browser.

Ciri lain virus ini adalah selektif dalam mengirim e-mail bervirus. "Ini dilakukan guna menghindari deteksi cepat oleh vendor produk keamanan," kata Alfons. Tidak hanya itu, virus ini juga suka mengelabui Host file komputer lokal sehingga akses ke situs keamanan tertentu jadi terblokir.

Restart Melulu

Alfons mengungkap, menurut pengamatan teknisi laboratorium virus Vaksincom, nama Rontokbro ternyata terilhami dari satwa langka Indonesia, Elang Brontok yang memiliki nama latin Spizaetus cirrhatus.

Bagaimana kita bisa mengetahui bahwa komputer sudah terinfeksi Rontokbro? Selain melakukan beberapa perubahan pada registri yang mengakibatkan pemblokiran pada akses Registry Editor, Rontokbro juga menyebabkan komputer restart terus menerus.

Akibatnya, pengguna komputer tidak bisa membuka regedit.exe. Penyebabnya bukan karena eksploitasi celah keamanan seperti yang dilakukan Sasser, melainkan karena Rontokbro melakukan restart pada komputer setiap kali menemukan aplikasi berekstensi .asp, .exe, .htm, .js, .php, dan aplikasi admin, adobe, ahnlab, aladdin, alert, alwil, antigen, dan lain sebagainya.

Sumber: Detikinet

[+/-] Selengkapnya...

Mengatasi Virus Shortcut

Virus PIF/Starter atau yang lebih dikenal dengan virus shortcut membuat kesal korbannya dengan banyak sekali shortcut yang dibuat oleh virus tersebut. Repotnya, kalau cara penanganan virus ini tak tepat maka ia malah akan kembali lagi, lagi dan lagi.

Berikut ini beberapa cara dari analis virus Vaksincom MG Lat untuk menghentikan banjir shortcut yang diakibatkan virus ini:

1. Sebelumnya matikan dulu proses system restore.

2. Matikan proses dari file Wscript yang terletak di C:\Windows\System32, dengan cara menggunakan tools seperti CProcess, HijackThis atau dapat juga menggunakan Task Manager dari Windows.

3. Setelah dimatikan proses dari Wscript tersebut, kita harus men-delete atau me-rename dari file tersebut agar tidak digunakan untuk sementara oleh virus tersebut.

Sebagai catatan, kalau kita me-rename dari file Wscript.exe tersebut dengan otomatis, maka akan dikopikan lagi di folder tersebut. Oleh sebab itu, kita harus mencari di mana file Wscript.exe yang lainnya, biasanya ada di C:\Windows\$NtServicePackUninstall$, C:\Windows\ServicePackFiles\i386.

Tidak seperti virus-virus VBS lainnya, kita bisa mengganti Open With dari file VBS menjadi Notepad, virus ini berextensi MDB yang berarti adalah file Microsoft Access. Jadi Wscript akan menjalankan file DATABASE.MDB seolah-olah dia adalah file VBS.

4. Delete file induknya yang ada di C:\Documents and Settings\\My Documents\database.mdb, agar setiap kali komputer dijalankan tidak akan me-load file tersebut. Dan jangan lupa kita buka juga MSCONFIG, disable perintah yang menjalankannya.

5. Sekarang kita akan men-delete file-file Autorun.INF. Microsoft.INF dan Thumb.db. Caranya, klik tombol START, ketik CMD, pindah ke drive yang akan dibersihkan, misalnya drive C:\, maka yang harus kita lakukan adalah:

Ketik C:\del Microsoft.inf /s, perintah ini akan men-delete semua file microsoft.inf di seluruh folder di drive C:. Sementara kalau mau pindah drive tinggal diganti nama drivenya saja contoh: D:\del Microsoft.inf /s.

Untuk file autorun.inf, ketik C:\del autorun.inf /s /ah /f, perintah akan men-delete file autorun.inf (syntax /ah /f) digunakan karena file tersebut memakai attrib RSHA, begitu juga untuk file Thumb.db lakukan juga hal yang sama.

6. Untuk men-delete file-file selain 4 file terdahulu, kita harus mencarinya dengan cara search file dengan ekstensi .lnk ukurannya 1 kb. Pada 'More advanced options' pastikan option 'Search system folders' dan 'Search hidden files and folders' keduanya telah dicentang.

Harap berhati-hati, tidak semua file shortcut / file LNK yang berukuran 1 kb adalah virus, kita dapat membedakannya dari ikon, size dan tipenya. Untuk shortcut yang diciptakan virus ikonnya selalu menggunakan icon 'folder', berukuran 1 kb dan bertipe 'shortcut'. Sedangkan folder yang benar harusnya tidak memiliki 'size' dan tipenya adalah 'File Folder'.

7. Fix registry yang sudah diubah oleh virus. Untuk mempercepat proses perbaikan registry salin script dibawah ini pada program 'notepad' kemudian simpan dengan nama 'Repair.inf'. Jalankan file tersebut dengan cara:

- Klik kanan repair.inf
- Klik Install

[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee

[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del

[UnhookRegKey]
HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

[del]
HKLM,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Winupdate
HKCU,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, explorer

Sumber: DetikInet

[+/-] Selengkapnya...

24 Februari 2009

Virus Berbahaya !!!!

24 Februari 2009 0



Serangan virus jenis VBScript masih sangat tinggi, ini terbukti dari banyaknya laporan yang mengeluhkan perihal virus jenis script ini. Satu virus yang melesat tinggi ke urutan pertama adalah Discusx.vbs. Bila Anda masih ingat dengan virus ini, di Virus Top-10 edisi Maret 2008 yang lalu, virus Discusx.vbs berada di urutan 5, namun kali ini dia melesat naik ke urutan pertama. Berikut daftar selengkapnya:

1. Discusx.vbs

Virus VBScript yang satu ini, memiliki ukuran sekitar 4.800 bytes. Dia akan mencoba menginfeksi di beberapa drive di komputer Anda, termasuk drive flash disk, yang jika terinfeksi akan membuat file autorun.inf dan System32.sys.vbs pada root drive tersebut. Selain itu, ia pun akan mengubah caption dari Internet Explorer menjadi “.::Discus-X SAY MET LEBARAN! [HAPPY LEBARAN ?!]::.”.

2. Reva.vbs

Lagi, virus jenis VBScript yang lumayan banyak dikeluhkan oleh beberapa pembaca. Ia akan mencoba menyebarkan dirinya ke setiap drive di komputer Anda termasuk drive flash disk. Pada drive terinfeksi akan terdapat file reva.vbs, autorun.inf, dan shaheedan.jpg. Selain itu, ia pun akan mengubah halaman default dari Internet Explorer agar mengarah ke situs http://www.arrahmah.com.

3. XFly

PC Media Antivirus mengenali dua varian dari virus ini, yakni XFly.A dan XFly.B. Sama seperti kebanyakan virus lokal lainnya, ia dibuat menggunakan Visual Basic. Memiliki ukuran tubuh sebesar 143.360 bytes tanpa di-compress. Dan ia dapat menyamar sebagai folder, file MP3 WinAmp atau yang lainnya dengan cara mengubah secara langsung resource icon yang ada pada tubuhnya. Ini akan lebih mempersulit user awam dalam mengenalinya. Pada komputer terinfeksi, saat menjalankan Internet Explorer, caption-nya akan berubah menjadi “..:: x-fly ::..”, dan saat memulai Windows pun akan muncul pesan dari si pembuat virus pada default browser. Atau setiap waktu menunjukan pukul 12:30, 16:00, atau 20:00, virus ini pun akan menampilkan layar hitam yang juga berisi pesan dari si pembuat virus.

4. Explorea

Virus yang di-compile menggunakan Visual Basic ini hadir dengan ukuran sekitar 167.936 bytes, tanpa di-compress. Menggunakan icon mirip folder standar Windows untuk mengelabui korbannya. Virus ini akan menyerang Registry Windows Anda dengan mengubah default open dari beberapa extension seperti .LNK, .PIF, .BAT, dan .COM. Pada komputer terinfeksi, disaat-saat tertentu terkadang muncul pesan error, contohnya pada saat membuka System Properties.

5. Gen.FFE

Gen.FFE atau pembuatnya menamakan Fast Firus Engine merupakan salah satu program Virus Generator buatan lokal. Dengan hanya menggunakan program ini, tidak dibutuhkan waktu lama untuk dapat menciptakan virus/varian baru. Virus hasil keluaran program ini menggunakan icon mirip gambar folder standar bawaan Windows. Ia pun akan memblokir akses ke Task Manager, Command Prompt, serta menghilangkan beberapa menu di Start Menu. Ia juga akan membaca caption dari program yang aktif, apabila terdapat string yang berhubungan dengan antivirus maka program tersebut akan segera ditutup olehnya.

6. Hampa

Virus yang juga dibuat menggunakan Visual Basic dan ber-icon-kan folder ini memiliki ukuran tubuh sekitar 110.592 bytes, tanpa di-compress. Banyak sekali perubahan yang ia buat pada Windows, seperti Registry, File System, dan lain sebagainya, yang bahkan dapat menyebabkan Windows tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya. Pada komputer yang terinfeksi oleh virus ini, saat memulai Windows akan muncul pesan dari si pembuat virus.

7. Raider.vbs

Virus jenis VBScript ini berukuran sekitar 10.000 bytes, jika file virus dibuka dengan Notepad misalnya, maka tidak banyak string yang bisa dibaca karena dalam kondisi ter-enkripsi. Pada Registry, ia pun memberikan pengenal dengan membuat key baru di HKLM\Software dengan nama sama seperti nama pada computer name, dengan isinya berupa string value seperti nama virus tersebut, Raider, serta tanggal komputer tersebut kali pertama terinfeksi.

8. ForrisWaitme

Virus yang dibuat dengan Visual Basic ini menggunakan icon mirip folder standar Windows untuk melakukan penyamarannya. Beberapa ulahnya adalah menukar fungsi tombol mouse kiri dengan kanan, menghilangkan menu Folder Options, membuat file pesan “baca saya.txt” pada drive terinfeksi, dan masih ada yang lainnya.

9. Pray

Virus lokal ini dibuat menggunakan Visual Basic. Kami mendapati 2 varian dari virus ini, untuk varian Pray.A tidak memiliki icon, sementara untuk varian Pray.B menggunakan icon mirip Windows Explorer. Jika komputer terinfeksi oleh virus ini, saat penunjuk waktu di komputer tersebut menunjukan pukul 05:15, 13:00, 16:00, 18:30, dan atau 19:45, virus ini akan menampilkan pesan yang mengingatkan user untuk melakukan shalat.

10. Rian.vbs

Virus VBScript ini memiliki ukuran 3788 bytes. Saat menginfeksi, ia akan menciptakan file baru autorun.inf dan RiaN.dll.vbs pada setiap root drive yang terpasang di komputer korban, termasuk Flash Disk. Komputer yang terinfeksi oleh virus ini, caption dari Internet Explorer akan berubah menjadi “Rian P2 Humas Cantiq hehehe……. ^_^”.

[+/-] Selengkapnya...

22 Februari 2009

Tips Mencegah Virus Tanpa Anti Virus

22 Februari 2009 0

Kadang kita suka khawatir jika ingin menancapkan flash disk ke dalam komputer kita. Kenapa? Karena semakin banyaknya virus yang beredar di sekitar kita, dan kadang menancapkan flash disk saja sudah cukup untuk membuat komputer kita terinfeksi virus tersebut. Melalui tulisan ini, saya ingin berbagi sedikit tips untuk mencegah komputer kita dari infeksi virus yang ada di dalam flash disk yang ditancapkan di komputer kita. Dan, ini bisa dilakukan tanpa antivirus. Bagaimana caranya? Berikut adalah caranya

1. Matikan autoplay

Banyak virus menjadikan fitur autoplay flash disk sebagai salah satu cara terampuh untuk dapat menginfeksi komputer kita dengan virus. Apa itu autoplay? Secara singkat, autoplay bisa didefinisikan sebagai sesuatu yang akan dilakukan oleh komputer ketika kita menancapkan flash disk kita ke dalamnya. Bagaimana komputer bisa tahu apa yang harus dilakukannya? Semua itu ada di dalam file “autorun.inf” yang biasanya di-hidden dan ada di dalam flash disk. Jika sebuah flash disk sudah terinfeksi virus, biasanya file ini sudah dimodifikasi untuk menjalankan file virus yang ada di dalam flash disk tersebut ketika flash disk itu ditancapkan. Oke, sekarang bagaimana caranya mematikan autoplay tersebut?

Pertama, install program TweakUI for Windows XP di sini.

Kedua, buka program TweakUI tersebut. Pilih menu “My Computer” > “Autoplay” > “Drives”, lalu hilangkan centang dari semua drives yang ada.

Jika sudah, tekan OK. Anda telah berhasil mematikan fitur autoplay pada komputer Anda.

2. Cara Membuka Flash Disk

Setelah Anda mematikan autoplay, Anda bisa dengan lega menancapkan flash disk ke dalam komputer Anda. Tetapi, Anda harus berhati-hati dalam membukanya. Mulailah dengan membuka “My Computer”. Lalu cobalah terlebih dahulu melakukan “klik-kanan” pada drive flash disk yang akan dibuka. Jika tulisan “Autoplay” berada di paling atas (mendahului “Open”), maka kemungkinan besar flash disk Anda sudah terinfeksi virus, tetapi komputer Anda tidak akan terinfeksi virus, kecuali jika Anda menjalankan file virus yang ada di dalam flash disk tersebut.

Satu hal yang perlu Anda perhatikan adalah jangan pernah membuka drive flash disk dengan melakukan double-click pada drive tersebut (apalagi kalau Anda sudah tahu ada virus di dalamnya). Karena, jika Anda melakukan double-click, maka komputer akan menjalankan perintah yang paling atas (dari daftar perintah yang ada ketika Anda melakukan klik-kanan tadi). Jadi, bagaimana Anda melihat isi flash disk Anda? Tekanlah icon “Folders” yang ada di bagian toolbar “My Computer”, lalu klik drive flash disk Anda yang ada di bagian kiri dari layar (yang berupa list folder dalam bentuk tree).

3. Waspadai semua file!

Hal ketiga yang perlu Anda ingat adalah, virus dapat menyamarkan dirinya! Bisa saja sebuah virus menyamar dengan icon folder sehingga Anda pun tidak ragu untuk membukanya (dan baru menyadarinya setelah itu). Tapi, penyamaran virus itu sebenarnya bisa dibongkar dengan mudah. Caranya adalah dengan memilih menu “View > Details” yang ada di My Computer. Setelah itu, semua file akan ditampilkan dalam bentuk detail, termasuk type dari semua file tersebut. Satu hal yang perlu Anda ingat, berhati-hatilah terhadap file dengan type “Application” atau “Screensaver“. Jika Anda melihat ada file dengan tipe tersebut, dan Anda tidak yakin bahwa itu memang file application yang terpercaya, saya sarankan untuk tidak membukanya.

Begitu pula dengan folder Anda. Folder yang normal akan memiliki type “File Folder”. Jika Anda menjumpai folder Anda memiliki type “Application”, hampir bisa dipastikan itu adalah virus yang sedang menyamar! Jangan sekali-kali membukanya, atau Anda ingin komputer Anda terinfeksi virus!

4. Mencari file yang hilang di dalam flash disk karena virus

Kadang virus membuat file yang ada di dalam flash disk kita seolah-olah hilang, dan digantikan dengan file virus dengan nama yang sama dengan file kita. Contoh: kita memiliki folder dengan nama “Folderku”, dan virus akan “menghilangkan” folder tersebut, dan menggantinya dengan file application “Folderku.exe” yang merupakan virus. Namun, beberapa virus sebenarnya tidak benar-benar menghapus file kita, tetapi hanya menyembunyikannya saja. Hal ini biasanya terlihat dari kapasitas flash disk kita yang tidak berkurang. Tetapi bagaimana mengakses file Anda kembali? Anda dapat mencoba mengaksesnya secara langsung dari address bar yang ada di My Computer. Contoh: “F:\Folderku\”, dan mungkin saja Anda akan masuk ke dalam folder tersebut.

Lalu bagaimana membuat file tersebut kembali terlihat? Pertama, klik “Start”, lalu pilih “Run”. Ketikkan “cmd”, lalu tekan enter. Anda akan masuk ke dalam command prompt. Setelah itu ketikkan “attrib -S -H +A [namaDriveFlashDiskAnda]:\* /S /D”. Contoh: jika drive F adalah drive flash disk Anda, maka yang perlu Anda ketikkan adalah “attrib -S -H +A F:\* /S /D”. Setelah itu, cek kembali flash disk Anda (ingat kembali poin nomor 2, jangan gegabah dalam membuka drive flash disk!) dan jika beruntung, Anda akan dapat menemukan file Anda kembali.

Yah, demikianlah tips dari saya. Semoga dapat membantu… Oh ya, ini hanya bisa dijalankan untuk sistem operasi Microsoft Windows XP, sama seperti sistem operasi yang saya gunakan sekarang. Kalau ada yang coba dan berhasil, cerita-cerita ya di sini, hehe… ;)

[+/-] Selengkapnya...

antivirus terbaik 2009

Di awal Tahun 2009 TopTenREVIEWS sudah mengeluarkan beberapa review untuk Antivirus Terbaik 2009. Di Tahun sebelumnya TopTenREVIEWS juga mengeluarkan TOP 10 Antivirus Software, dimana pada tahun lalu posisi teratas di tempati oleh Bitdefender Anti-virus dan disusul oleh Kaspersky Anti-virus. Antivirus Terbaik 2009 ini di nilai dari hasil review para pengguna produk antivirus dan dari kemampuan serta fitur dari masing-masing antivirus tersebut. Seperti kecepatan untuk melakukan scan, capat dalam mengidentifikasi virus dan worms, kemudahan penggunaan, efektivitas, update databases, fitur, kemudahan installasi, help dan support.

Review yang dilakukan oleh TopTenREVIEWS terhadap produk antivirus sangat membantu kita dalam mengambil keputusan untuk memilih produk antivirus yang tepat dalam menjaga komputer kita terhadap serangan Virus, Worm, Spyware dan Trojan.

Yang perlu kita ketahui, semua software antivirus tidaklah sama, ada yang bagus, yang buruk dan sedang. Begitu banyak software antivirus yang berkembang saat ini, tentu kita sebagai pengguna dibuat bingung untuk memilih antivirus yang baik, untuk itu TopTenREVIEWS membantu kita dalam hal ini. Sebenarnya dalam memilih antivirus yang tepat dan baik ada 2 faktor yang menentukan yaitu User-friendliness and Effectiveness.

top antivirus

Berikut 10 Antivirus Terbaik 2009 yang dikeluarkan oleh TopTenREVIEWS:

Peringkat 1 : BitDefender Antivirus (www.bitdefender.com)

Peringkat 2 : Kaspersky Anti-Virus (www.kaspersky.com)

Peringkat 3 : Webroot Antivirus (www.webroot.com)

Peringkat 4 : ESET Nod32 (www.eset.com)

Peringkat 5 : AVG Anti-Virus (www.avg.com)

Peringkat 6 : Vipre Antivirus + Antispyware (www.vipreantivirus.com)

Peringkat 7 : F-Secure Anti-Virus (www.f-secure.com)

Peringkat 8 : Trend Micro (www.trendmicro.com)

Peringkat 9 : McAfee VirusScan (www.mcafee.com)

Peringkat 10 : Norton AntiVirus (www.symantec.com)

[+/-] Selengkapnya...

20 Februari 2009

ANTISIPASI VIRUS

20 Februari 2009 0

1. Harus mempunyai anti virus

2. Tips pencegahan virus,
Meng-update Anti virus bukan jaminan 100% Program kita kebal Virus, karena pembuat virus-pun selalu mencari celah keamanan dari si Anti virus. untuk lebih aman saya sarankan menggunakan program Deep Freeze.

Menurut pengalaman Virus itu umumnya menyebar melalui media penyipanan seperti FlashDisk, Disket, CD, atau lain-nya dengan membuat file Autorun.inf,Folder.htt,Desktop.ini ,supaya saat media itu di akses virus langsung bekerja melakukan aksinya.
Menghadapi hal ini maka solusinya kita non-aktifkan saja system autorun komputer kita, jadi saat kita mau meng-akses penyimpan data tersebut Flash Disk atau Disket misalnya (karena lewat 2 media ini yang paling banyak menjadi alat penyebaran virus) yang kita curigai maka system autorun tidak akan bekerja n kita bisa membuka explorer untuk melihat view file-filenya, biasanya akan nampak keganjilan pada file yang terinfeksi virus misalnya file Ms.Word yang harusnya berformat *.doc nampak menjadi *.exe (Application).

Ok, kita akan nonaktifkan autorun itu.

Klik–>Start->Run->ketik “gpedit.msc”->Ok->muncul jendela “Group Policy”->klik “Administrative Templates”–>yang ada pada pada menu “User Configuration” (paling bawah)–>Double-klik->System(jendela-kanan)->pada jendela “system” itu-> klik-kanan “Turn off Autoplay”lalu pilih “->Properties”–>muncul jendela “Turn off Autoplay properties”->klik setting->klik pada “Enabled” (dari defaultnya Not Configured)–> Pada Option “Turn off Autoplay on” Pilih “All Drives” (dari default “CD-ROM Drives) -> lalu klik “Apply” -> lalu “Ok”…


Selesai dan restart PC , sekarang fungsi autorun tidak aktif lagi.

[+/-] Selengkapnya...

 
all started from a computer ◄Design by Pocket, BlogBulk Blogger Templates ►